JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut,korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah menjadi 103 orang. Sementara untuk korban luka-luka mencapai 1.666 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, data tersebut dihimpun pada Selasa 25 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.
"Saat ini, pada hari ini ada ketambahan tiga jiwa meninggal, menjadi 103 untuk hari ini catatan kami," ujar Berton dalam konferensi pers.
"Korban akibat luka-luka, kami mendapatkan tambahan angka sebanyak 63 orang sehingga total yang kami catat adalah 1.666 orang," lanjutnya.
Berdasarkan sebarannya, korban meninggal dunia paling banyak tercatat di Kabupaten Manggarai dengan 41 orang, disusul Manggarai Timur sebanyak 34 orang.
Sementara itu, Nagekeo mencatat 13 korban meninggal dunia, Sikka 6 orang, Ngada 5 orang, Ende 3 orang, dan Manggarai Barat 1 orang.
"Yang terbesar ada di manggarai sebanyak 41, kemudian Manggarai Timur 34 disusul Nagekeo dan kabupaten yang lainnya," lanjut dia.