Prabowo Terbang ke NTT, Cek Langsung Penanganan Korban Gempa

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Rabu 26 Agustus 2026 08:17 WIB
Prabowo Terbang ke NTT, Cek Langsung Penanganan Korban Gempa
Share :

NTT - Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi sejumlah wilayah terdampak gempa bumi M7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/20226). Prabowo ingin memastikan penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.

“Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 26 Agustus 2026, untuk melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat serta memastikan penanganan bencana maupun pemenuhan kebutuhan warga di lapangan berjalan dengan baik,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan.

Kunjungan ini kata dia juga akan menjadi bagian dari upaya memastikan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah.

“TNI Polri, dan seluruh unsur terkait berjalan efektif dalam menangani dampak gempa di Pulau Flores, NTT,” ujarnya.

Dikatakan Prasetyo, sejak awal sudah memerintahkan penanganan dampak gempa dan penyaluran bantuan dilakukan secara cepat,  terarah, dan merata di seluruh wilayah terdampak bencana.

“Melalui Sekretariat Presiden misalnya, sejak 15 hingga 24 Agustus 2026 telah disalurkan bantuan logistik dan perlengkapan, antara lain 204,22 ton sembako, 27,71 ton makanan siap saji, 10,29 ton air mineral, serta obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi, hingga dua set rumah sakit lapangan,” ujar dia.

Sejalan dengan itu, dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak juga terus diperkuat melalui pengerahan berbagai fasilitas kesehatan tanggap bencana.

“KRI Soeharso-990 milik TNI AL telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, yang akan difungsikan sebagai rumah sakit lapangan, sementara Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga telah berada di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur, untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara di tingkat daerah, kata Pras, dua rumah sakit lapangan juga telah dioperasionalkan, masing-masing di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, untuk pelayanan operatif dengan 29 tindakan operasi yang telah dilakukan secara kumulatif, serta di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, untuk mendukung pelayanan kesehatan darurat dan tindakan operasi bagi korban gempa.

Prasetyo menegaskan, penanganan dampak bencana gempa NTT tidak akan berhenti. Pemerintah akan memastikan proses pemulihan dilanjutkan secara bertahap.

Pemerintah menegaskan, akan terus bekerja agar masyarakat NTT yang terdampak tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi bencana dan dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

“Tidak hanya melalui rehabilitasi fasilitas dan layanan yang terdampak, tetapi juga rekonstruksi untuk membangun kembali infrastruktur dan kehidupan masyarakat secara lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya