Budi Arie Minta Maaf Soal Pernyataan "Percepatan Sejarah", Tegaskan Tak Berkaitan dengan Jokowi

Nur Khabibi, Jurnalis
Rabu 26 Agustus 2026 18:13 WIB
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.
Share :

"Saya siap bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi atas analisis dan pernyataan saya tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi memaparkan analisis mengenai potensi terjadinya akselerasi atau "percepatan sejarah" dalam dinamika politik nasional sebelum 2029. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Pernyataan itu mengemuka setelah potongan videonya viral di media sosial usai diunggah oleh Guru Besar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana, melalui akun Instagram pribadinya, @dennyindrayana99.

Dalam video tersebut, Budi Arie mengungkapkan instingnya bahwa situasi politik nasional berpotensi bergerak lebih cepat di luar skenario konvensional pemilu lima tahunan. Ia pun mengimbau para relawan untuk mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan alternatif.

"Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi. 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029? Apakah kita mau? Belum tentu kita mau, kita masih ngomong pemilu 2029-pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap enggak?'" kata Budi Arie yang langsung disambut seruan "siap" dari para peserta.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya