Kemenkum Pakai E-Voting Pilih Kakanwil, Denny Indrayana: Kalau untuk Pemilu Belum Siap

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Rabu 26 Agustus 2026 19:24 WIB
Diskusi Fikom Unpad (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)
Share :

"Kalau kita bicara e-KTP, seberapa tidak ideal itu? Apa yang terjadi? Korupsi. Yang melaksanakan ketua partai terbesar. Yang melindungi presiden. Yang dicegat untuk tidak menangkap, KPK," ucapnya.

"Jadi, coba bayangkan lembaga paling kuat memberantas korupsi dicegat oleh presiden, orang terkuat di Republik. Intervensinya bukan intervensi kementerian, Pak. Intervensi the first office. Karena dia butuh dukungan Golkar," sambungnya.

Oleh karenanya, ia menegaskan, penerapan e-voting tidak hanya mengandalkan kesiapan teknologi untuk bisa diterapkan. Pihak-pihak yang terlibat juga harus mampu menjamin independensi penerapan e-voting agar sistem ini bisa dipercaya oleh masyarakat.

"Jadi kita bicara e-voting satu hal, persiapan teknologi satu hal, tapi komunitas konfigurasinya ini masih belum siap secara tataran moral dan legal. Ketika etikanya masih sedemikian menggibran, ketika legalnya sedemikian korup, maka penegakan hukumnya terutama, maka ya dengan segala hormat kita harus bereskan itu dulu," ucapnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya