JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan penanganan H+14 gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam pembaruan data tersebut, BNPB mencatat tidak ada penambahan korban jiwa baru sejak Kamis (27/8/2026).
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan bahwa total korban meninggal dunia yang terdata hingga saat ini bertahan di angka 111 jiwa.
"Hari ini kami tidak mencatat adanya penambahan jumlah korban meninggal. Sehingga total korban meninggal di catatan kami tetap sebanyak 111 orang," ujar Berton dalam konferensi pers secara daring, Jumat (28/8/2026).
Berton merinci sebaran korban meninggal dunia berdasarkan wilayah, yakni:
Dari total data tersebut, berdasarkan klasifikasi jenis kelamin, korban laki-laki tercatat sebesar 43,6%, sedangkan korban perempuan sebesar 56,4%.
"Berdasarkan kelompok umur, proporsinya masih sama seperti yang kami sampaikan sebelumnya, yaitu 45% merupakan lansia dan 37% kelompok dewasa. Sementara untuk anak-anak dan remaja sebesar 12%, serta balita dan batita sebesar 5%," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)