Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli mengatakan seluruh fasilitas kesehatan terus diperkuat untuk melayani masyarakat terdampak. Dinkes Riau juga telah mengaktifkan Emergency Medical Team (EMT) di 244 puskesmas serta menyiagakan dukungan oksigen di wilayah terdampak.
“Untuk tindakan preventif, kami sudah membagikan sekitar 69.000 masker di 12 kabupaten/kota, khususnya di Pelalawan kami sudah dropping 28.000 masker. Kami juga memberikan dukungan makanan tambahan bagi kelompok rentan, seperti ibu hamil, bayi, dan balita. Kami mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan, untuk meminimalkan aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker apabila harus keluar,” ujar Zulkifli.
Kemenkes mengimbau masyarakat di wilayah terdampak karhutla untuk memantau kualitas udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar, serta segera mengakses fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata. Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan kualitas udara, surveilans penyakit, penguatan layanan kesehatan, serta memastikan ketersediaan obat-obatan, oksigen, masker, dan logistik kesehatan di wilayah terdampak.
(Awaludin)