Anak Krakatau Masih Level Siaga
Berton mengatakan, meski aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau telah mengalami perkembangan, status gunung tersebut masih berada pada Level III atau Siaga.
Pada status tersebut, otoritas kegunungapian masih merekomendasikan masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
Sementara itu, berdasarkan analisis citra satelit, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini bergerak ke arah barat mengikuti arah angin.
"Gunung Anak Krakatau, kalau kita lihat dari gambar ini arah angin sekarang bersama abunya sudah bergerak ke arah barat sesuai analisis citra satelit dengan kecepatan angin 15 knot. Jadi kalau kita lihat SIGMET-nya atau signifikan meteorologisnya saat ini abu vulkanik tersebut lebih cenderung mengarah ke Laut Hindia," tuturnya.
Pergerakan abu ke arah barat tersebut membuat kondisi di sejumlah wilayah yang sebelumnya terdampak menjadi lebih kondusif. Lampung, Jawa Barat, Banten, hingga DKI Jakarta kini relatif lebih aman dari sebaran abu vulkanik.
Seiring kondisi tersebut, delapan bandara yang sebelumnya sempat ditutup kini telah kembali beroperasi setelah otoritas melakukan evaluasi terhadap kondisi abu vulkanik.