Komandan KAL Anyer, Kapten Laut (P) Edi Widada, memimpin langsung operasi penyisiran jalur pesisir ini. Tim menyisir wilayah perairan dengan memfokuskan pergerakan armada ke arah selatan.
"Kami fokuskan pencarian di daerah pesisir pulau-pulau sekitar Selat Sunda. Diharapkan para awak media yang hilang dapat segera ditemukan di sekitar pulau," ujar Edi Widada, Kamis (10/9/2026).
Guna memperbesar peluang penemuan korban di tengah kondisi cuaca ekstrem Selat Sunda, KAL Anyer dibekali berbagai perangkat navigasi dan pencarian canggih.
Fasilitas tersebut meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk jangkauan dangkal yang rapat ke pantai, teropong jarak jauh, sistem sonar bawah air, serta alat pelacak kapal.
Pengerahan total 17 armada gabungan ini diharapkan mampu menembus hambatan abu vulkanik dan ombak tinggi guna memastikan nasib kelima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak sejak awal pekan lalu.
(Rahman Asmardika)