"Dari penyelidikan di dalam penyidikan itu, tentunya (diketahui0 para pelaku ini terus mobile dari satu tempat ke tempat yang lain. Dan kami sedang memastikan apakah sidik jari yang ditemukan di TKP dengan orang-orang yang terduga pelaku ini sinkron," jelasnya.
Ia menambahkan, polisi menemukan titik terang saat mendeteksi keberadaan para pelaku di wilayah Babakan Madang. Polisi berhasil memvalidasi kecocokan sampel sidik jari yang sebelumnya diangkat dari barang bukti di TKP, seperti kayu, batu, hingga piring dan gelas.
"Nah, pada saat kebetulan para terduga pelaku ini sedang berada di wilayah Babakan Madang, di sekitaran Sentul, Bogor, kami memperoleh data tambahan terkait dengan kepastian sinkronisasi sidik jari tersebut. Nah, saat itulah kami melakukan proses penangkapan," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)