Perspektif internasional turut menjadi bagian dari program melalui Singapore Component. Peserta mendapatkan pembelajaran mengenai sistem kesehatan, transformasi digital, keberlanjutan lingkungan, pendidikan, kemitraan pemerintah-swasta, transportasi, perumahan publik, serta tata kelola pemerintahan dari akademisi dan praktisi berpengalaman di Singapura.
Menjelang penutupan, peserta mengikuti coaching penyusunan Renaksi bersama Coach BPSDM, kemudian mempresentasikan rencana tersebut dengan melibatkan Direktorat Jenderal Keuangan Daerah dan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah.
Melalui KPPD Angkatan IV 2026, BPSDM Kemendagri menegaskan bahwa pengembangan kompetensi kepala daerah perlu diarahkan pada kemampuan memimpin perubahan dan menerjemahkan pengetahuan menjadi kebijakan serta aksi nyata.
‘’Dengan demikian, program tidak berhenti pada peningkatan kapasitas individu, tetapi diharapkan memberikan dampak terhadap kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan di daerah,’’pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )