JAKARTA - Keputusan dihentikannya operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di Perairan Selat Sunda menyisakan duka mendalam bagi Gubernur Banten Andra Soni. Peristiwa ini terasa sangat personal karena ia sempat berinteraksi secara langsung dengan para korban, bahkan sesaat sebelum terjadinya musibah tersebut.
Dengan penuh haru, Andra Soni mengenang kembali momen kebersamaannya dengan para jurnalis tersebut di Pos Pantau Pasauran, Kabupaten Serang, kurang dari 24 jam sebelum mereka dinyatakan hilang pada Senin 7 September lalu.
"Sangat personal jadinya bagi saya, karena kurang dari 24 jam sebelum dinyatakan hilang, lima kawan-kawan jurnalis itu sempat berdiskusi dengan saya di Pos Pantau Pasauran, Kabupaten Serang," kenang Andra Soni saat wawancara eksklusif bersama iNews, Kamis (17/9/2026).
"Banyak yang kami diskusikan dan belum sempat kenal nama, tapi banyak hal-hal yang kita diskusikan dan saya melihat semangat, saya melihat ketulusan dalam pekerjaan," ujarnya.