Dia mengingatkan bahwa Indonesia pernah berada di bawah penjajahan bangsa lain. Menurut Prabowo, pengalaman tersebut merupakan kenyataan pahit yang harus menjadi pelajaran bagi generasi saat ini.
"Bapak-bapak kita, eyang-eyang kita, kakek-kakek kita, pendahulu-pendahulu kita, berjuang, melawan. Tapi cukup lama kita berada di bawah telapak kaki bangsa lain. Ini pahit, tapi kita harus berani mengakui dan kita harus belajar dari situ," ujarnya.
Prabowo kemudian menegaskan pentingnya membangun bangsa yang kuat agar Indonesia tidak kembali berada di bawah kekuasaan bangsa lain.
"Dan kita harus bertekad, jangan sekali-sekali kita akan dijajah kembali oleh siapa pun. Kita harus kuat," pungkasnya.
(Awaludin)