Militer AS Perkirakan Perang Iran Telah Telan Biaya Lebih dari Rp706 Triliun

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 21 September 2026 04:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

Rincian satu halaman yang disampaikan militer AS kepada Kongres mencakup biaya operasional kapal perang, pesawat, dan pangkalan militer, serta biaya akibat hilangnya peralatan dan dukungan medis bagi pasukan.

Menurut Defense Casualty Analysis System (Sistem Analisis Korban Pertahanan), jumlah korban yang dicatat Pentagon mencakup 18 orang tewas dan lebih dari 830 orang terluka.

Laporan tersebut tidak mencakup kerusakan pada pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah yang sempat diserang oleh Teheran menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone).

Sebuah laporan dari inspektur jenderal Pentagon yang dirilis pada Senin (14/9/2026) menyebutkan bahwa serangan Iran telah merusak dan menghancurkan ratusan bangunan serta struktur lainnya di pangkalan-pangkalan AS yang berlokasi di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania.

Dalam laporan terbaru yang disampaikan kepada Kongres, komponen biaya untuk amunisi merupakan yang terbesar, mencakup lebih dari separuh total biaya keseluruhan.

Senjata canggih yang paling banyak dibutuhkan adalah rudal pencegat pertahanan, seperti yang diluncurkan oleh sistem Patriot dan THAAD milik Angkatan Darat AS.

Menipisnya persediaan senjata juga menimbulkan kekhawatiran di Eropa; para pejabat AS dan NATO mengungkapkan kepada kantor berita AP bahwa terdapat kekurangan rudal pencegat yang kondisinya sudah "melampaui batas kritis".

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya