Sembari mengecam serangan-serangan tersebut, London menegaskan kembali komitmennya untuk "bekerja sama dengan para mitra guna mendukung stabilitas kawasan, melindungi warga sipil, dan mendukung akses kemanusiaan."
Meskipun pemerintahan AS sebelumnya pernah melakukan serangan langsung terhadap target-target Houthi, Washington tidak menunjukkan minat untuk melakukan intervensi militer dalam eskalasi terkini ini.
Pengerahan kekuatan ini menyusul laporan bahwa Riyadh secara resmi meminta dukungan pertahanan udara dari mitra-mitra internasional—termasuk Inggris, Prancis, Mesir, dan Pakistan—untuk menangkal rentetan serangan rudal dan pesawat nirawak yang masuk.
(Rahman Asmardika)