"Kedua adalah program pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran. Jadi kami memberikan bantuan untuk sekolah-sekolah itu, pertama peralatan belajar yaitu meja, kursi, laboratorium, dan sebagainya. Kemudian buku-buku pelajaran, dan juga bantuan-bantuan untuk mendukung dan memastikan pembelajaran berlangsung sebagaimana mestinya," ucapnya.
Pemerintah juga memberikan bantuan untuk guru-guru dalam bentuk pelatihan dan juga insentif. Kemendikdasmen memberikan insentif untuk guru-guru yang terdampak maupun tenaga kependidikan yang terdampak.
"Kemudian yang keempat adalah bantuan yang kami berikan kepada satuan pendidikan untuk mereka dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya dukungan, dukungan kegiatan belajar," tambahnya.
Sementara di program kelima, Kemendikdasmen akan melakukan pendataan kepada siswa kelas 12 yang terdampak bencana Sumatera agar bisa mengikuti tes kemampuan akademik sesuai jadwal.
"Kami sudah melakukan pendataan dan memastikan bahwa murid-murid SMA dan yang sederajat nanti dapat mengikuti tes kemampuan akademik di bulan Oktober ini dengan sebaik-baiknya, baik yang diselenggarakan di sekolah sendiri maupun yang menumpang di sekolah yang lainnya," jelasnya.
(Rahman Asmardika)