AS - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menepis pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Iran sebagai sponsor terorisme. Menurutnya, Teheran adalah korban terorisme.
“Kemarin, Trump mengatakan kami adalah teroris. Kami bukan teroris; kami adalah korban terorisme,” kata Pezeshkian kepada Majelis Umum PBB ke-81 di New York pada Rabu (23/9/2026), melansir TRT.
“Rakyat Iran telah membela negara mereka selama tujuh bulan terakhir,” kata Pezeshkian.
"Kami telah menjadi korban terorisme. Saya berasal dari Iran di mana pemimpin tertinggi kami yang terhormat dibunuh tanpa kerangka hukum atau alasan apa pun. Saya berasal dari Iran di mana, sebenarnya, mereka membom sebuah sekolah," kata Pezeshkian.
Dia mengatakan, Iran telah diserang menggunakan teknologi dan sistem senjata terbaru, tetapi rakyat Iran telah "berdiri teguh" dalam menghadapi serangan tersebut.
(Arief Setyadi )