JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan menerima laporan dari seorang wanita berinisial LK yang diduga mengalami penganiayaan buntut acara Maulid Nabi yang berujung ricuh di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 3 Oktober 2026).
Laporan ini teregister dengan Nomor : LP/B/4008/X/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.
“Jadi kemarin tanggal 5 Oktober, datang seorang perempuan inisial LK melaporkan perbuatan yang dialaminya,” Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, Rabu (7/10/2026).
“Dan perkara itu yang dialaminya berupa pengeroyokan dan/atau penganiayaan,” sambung AKP Joko.
Joko menerangkan, pelapor tidak mempermasalahkan soal adanya kegiatan keagamaan di lingkungannya tersebut.
Namun saat adanya kegiatan kembang api, terjadi keributan yakni dorong-dorongan yang berujung dugaan penganiayaan. Akibat peristiwa tersebut, korban mengaku dijambak hingga dipukul.
“Jadi yang dialami saudari LK ini, yang dijelaskan pada kami, yang bersangkutan mengalami didorong, dijambak, dan juga dipukul. Dari pengakuannya. Terkait itu pun kami sudah melakukan visum terhadap korban, dan tentunya hasilnya nanti dari hasil visumnya,” ujarnya.
Masih kata Joko, beberapa waktu lalu telah dilakukan mediasi antara pihak penyelenggara dengan warga. Namun tidak berujung memiliki titik temu, sehingga pelapor melayangkan laporan ke Polres.