Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Waspada

Binti Mufarida, Jurnalis
Sabtu 10 Oktober 2026 13:01 WIB
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Ketegangan situasi keamanan di Arab Saudi menyusul serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, membuat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) di negara tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan.

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah, mengatakan KBRI Riyadh telah menerbitkan imbauan kepada seluruh WNI untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan.

“KBRI Riyadh juga telah menerbitkan imbauan kepada seluruh WNI di Arab Saudi untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta mematuhi arahan otoritas setempat,” ungkap Heni dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026).

 

Selain itu, WNI yang hendak bepergian diminta memastikan status penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara. Hal ini perlu dilakukan meskipun operasional Bandara Internasional King Khalid dilaporkan telah kembali berjalan normal.

Serangan di bandara tersebut terjadi pada Kamis (8/10/2026). Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) sebelumnya mengonfirmasi bahwa serangan pertama menargetkan fasilitas bandara, sedangkan serangan kedua menyasar pesawat milik maskapai Saudia.

Insiden tersebut menewaskan tiga warga negara Saudi dan menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Di tengah perkembangan situasi tersebut, Kemlu RI bersama perwakilan Indonesia di Arab Saudi terus memantau kondisi keamanan dan menyiapkan langkah pelindungan bagi WNI.

“Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah akan terus memantau perkembangan situasi serta mengambil langkah-langkah pelindungan yang diperlukan guna memastikan keselamatan WNI di Arab Saudi,” pungkas Heni.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, WNI dapat menghubungi nomor layanan darurat 911 untuk wilayah Riyadh, Makkah, Madinah, dan Provinsi Timur (Eastern Province). Sementara itu, nomor 998 dapat digunakan untuk wilayah lain di Arab Saudi.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya