MUI juga menyesalkan adanya dugaan dukungan dari kementerian terkait, seperti Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif. Sudarnoto mengingatkan bahwa mengejar keuntungan ekonomi dengan memberi ruang kepada figur pro-Zionis bertentangan dengan semangat luhur bangsa Indonesia dalam menghapuskan penjajahan.
Lebih lanjut, ia menegaskan kembali ketetapan Fatwa MUI yang mengharamkan segala bentuk dukungan terhadap Israel maupun pihak-pihak yang menyokongnya. Langkah penolakan ini dinilai sejalan dengan sikap tegas pemerintah yang sebelumnya pernah membatalkan sejumlah acara berbau pro-Zionisme.
"Kami sangat mengapresiasi jika pemerintah segera mengambil sikap tegas untuk membatalkan konser ini," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)