Dalam pernyataan resmi yang disiarkan melalui televisi, juru bicara milisi Houthi, Yahya Saree, mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd. Ia menyatakan serangan tersebut tepat mengenai sasaran hingga mengganggu lalu lintas udara.
Saree juga mengklaim serangan ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, serta fasilitas gas Shedgum dan fasilitas minyak Tanajib milik perusahaan minyak raksasa Aramco yang berlokasi di Provinsi Timur.
Ia menegaskan bahwa rangkaian operasi tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan udara Arab Saudi ke Yaman, seraya mengancam akan melancarkan serangan balasan lanjutan ke wilayah Kerajaan Arab Saudi.
(Rahman Asmardika)