JAKARTA - Paus Leo XIV dijadwalkan menjalani operasi untuk mengangkat nodul kecil di paru-paru kirinya di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, pada Selasa pagi. Pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun itu diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu minggu di rumah sakit.
Vatikan mengumumkan, bahwa tindakan medis tersebut membuat sejumlah agenda audiensi kepausan dibatalkan hingga 20 Oktober.
Leo mengungkapkan kondisi kesehatannya saat memberikan pemberkatan mingguan di Lapangan Santo Petrus, Minggu. Ia mengatakan, nodul kecil di paru-paru kirinya ditemukan saat menjalani pemeriksaan rutin.
“Para dokter percaya bahwa tindakan adalah yang terbaik, jadi, mengikuti saran mereka, saya memutuskan untuk menjalani operasi untuk mengangkatnya,” kata Leo dalam pernyataan berbahasa Italia, dilansir dari Al Jazeera, Selasa (13/10/2026).
Meski demikian, juru bicara Vatikan belum memberikan penjelasan mengenai apakah nodul tersebut diduga bersifat ganas atau tidak.
Leo diketahui tidak memiliki riwayat penyakit serius yang dilaporkan. Ia juga dikenal aktif secara fisik, termasuk rutin berenang dan bermain tenis.
Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung menjelang rencana perjalanan resmi Leo ke Amerika Latin pada 6–17 November. Dalam kunjungan itu, ia dijadwalkan menyambangi Uruguay, Argentina, dan Peru.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah operasi dan masa pemulihan akan memengaruhi jadwal perjalanan tersebut. Namun, Leo mengatakan kepada wartawan pada Minggu bahwa dirinya berniat tetap menjalankan kunjungan itu.
Sebelumnya, pendahulunya, Paus Fransiskus, meninggal dunia pada usia 88 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir hidupnya, Fransiskus beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit seiring kondisi kesehatannya yang memburuk.
Fransiskus biasanya tidak mengumumkan kunjungan rumah sakitnya terlebih dahulu. Kondisi tersebut terkadang memicu spekulasi media mengenai kesehatannya.
(Awaludin)