Uji coba ini merupakan bagian dari eskalasi yang saling berbalasan sepanjang bulan Oktober, di mana kedua negara menguji teknologi hipersonik.
Korea Selatan meluncurkan wahana luncur hipersonik (hypersonic glide vehicle) buatan dalam negeri pertamanya pekan lalu, beberapa hari setelah Pyongyang mengumumkan uji coba senjata hipersonik jarak menengah yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI).
Kedua Korea secara teknis masih dalam keadaan perang, mengingat konflik tahun 1950–1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.
(Rahman Asmardika)