Untuk sementara waktu, muncul dugaan bahwa Bolsonaro hanya berusaha menghindari sorotan publik, sesuatu yang tidak biasa dilakukannya, setelah secara tak terduga kalah dari pesaingnya dari sayap kiri dalam putaran kedua pemilihan presiden pada Minggu. Situasi tersebut terjadi di tengah penyelidikan kriminal yang membuatnya diperintahkan menyerahkan paspor kepada pihak berwenang.
Namun, Bolsonaro gagal menyerahkan paspornya dalam tenggat waktu 24 jam yang berakhir pada Selasa. Pihak berwenang Brasil kemudian membatalkan dokumen tersebut dan memerintahkan polisi melakukan pemeriksaan di pos-pos perbatasan.
Spekulasi mengenai kepergiannya dari Brasil pun berkembang dengan cepat. Sementara itu, pengacara Bolsonaro mengatakan mereka tidak mengetahui keberadaan kliennya.
(Arief Setyadi )