Kapolri Ancam Pidanakan Pegawai Polri dan BNN yang Isap Vape

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Senin 02 November 2026 14:46 WIB
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto (Foto: Tangkapan layar)
Share :

JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memastikan tidak segan menindak tegas anak buahnya di Polri yang masih nekat mengisap vape. Terlebih, jika mereka menggunakan cairan yang mengandung narkotika pada rokok elektrik tersebut.

Ancaman tersebut juga berlaku bagi para pegawai BNN. Mengingat, hingga saat ini Suyudi masih merangkap jabatan sebagai Kepala BNN.

"Kalau dia menggunakan (vape), ya, isinya bahan kimia, sejauh ini kita lakukan hukuman disiplin. Ya, tapi kalau sampai ada narkotikanya, maka bisa dipidanakan," kata Suyudi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026).

"Jadi, ini salah satu langkah proaktif dan antisipatif dari Polri. Dari konteks negara ASEAN, ada 7 negara ASEAN yang melakukan pelarangan, Thailand, Kamboja, Vietnam, Laos, Singapura, Brunei. Memang masih ada empat, Malaysia sedang proses, Indonesia juga sedang dalam proses, Filipina dan Timor Leste belum. Total hampir kurang lebih sekitar 50 negara melakukan pelarangan ini," ujar Isir.

Isir mengklaim, Polri mengantisipasi perubahan bentuk narkotika dari padat menjadi cair yang dinilai lebih mudah dikonsumsi dan berpotensi mengikuti tren gaya hidup. "Bapak Kapolri sudah tegas kalau dia nge-vape di situ ada narkobanya, ya dia berarti sampai ke hukuman pidana. Ini bentuk komitmen," pungkas Isir.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya