AMBON - Ketua Umum DPP Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo meminta seluruh kader Perindo di Maluku berperan aktif mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan potensi daerah.
Pesan tersebut disampaikan Angela saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota, serta organisasi sayap Partai Perindo se-Maluku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, serta sejumlah tokoh lainnya.
"Maluku dianugerahi dengan talenta-talenta yang luar biasa, dan Maluku dianugerahi oleh kekayaan alam yang luar biasa. Ini adalah potensi. Tadi disebutkan ada potensi pariwisata, potensi ekonomi biru, hingga potensi perikanan," kata Angela, Sabtu (7/11/2026).
Angela menegaskan, pelantikan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi awal penguatan organisasi dan peningkatan kontribusi partai kepada masyarakat.
Dia pun meminta seluruh jajaran pengurus, mulai dari DPP, DPW, hingga DPD, memperkuat struktur organisasi sampai ke tingkat paling bawah atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).
"Pelantikan pada malam hari ini, saya rasa bukan sebuah simbol saja. Melainkan sebuah harapan, agar Bapak Ibu sekalian, ayo kita bersama-sama DPP, DPW, DPD, kita bangun struktur sampai ke akar, sampai ke DPRt," tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Menurutnya, kekayaan alam Maluku harus mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir.
"Kita punya sumber perikanan. Tetapi kekayaan yang sangat besar itu menjadi percuma kalau dia tidak bisa memberikan dampak langsung kepada kesejahteraan nelayan, kesejahteraan masyarakat, kemajuan desa-desa pesisir, kemajuan daerah dan sebagainya," ujar Hendrik.
Hendrik juga memaparkan sejumlah agenda hilirisasi yang tengah didorong Pemerintah Provinsi Maluku. Program tersebut mencakup pengembangan kelapa dalam, cengkeh, dan pala di Kabupaten Maluku Tengah; ubi kayu di Kabupaten Buru Selatan; serta sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur.
Di sisi lain, Ketua DPW Partai Perindo Maluku, Welhelm D. Kurnala menyoroti pentingnya memperluas pemasaran produk unggulan daerah. Menurutnya, berbagai produk lokal Maluku memiliki potensi ekonomi yang besar apabila didukung akses perdagangan yang lebih luas.
"Produk lokal kita itu perlu diperdagangkan, Pak. Kita punya pisang itu enak, Pak. Kita punya embal, kita punya sagu, kita punya yang lain-lain. Itu kita kenapa harus diperdagangkan, Pak," ungkap Welhelm.
Dia menambahkan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian Partai Perindo di Maluku. Salah satunya melalui pengembangan UMKM di Maluku Tenggara yang produk-produknya telah mendapat perhatian dari pihak Kementerian Koperasi.
Penguatan UMKM, hilirisasi, dan perluasan pemasaran produk lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi kerakyatan di Maluku. Konsolidasi kepengurusan Partai Perindo di seluruh wilayah Maluku pun diharapkan tidak berhenti pada penguatan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
(Awaludin)