JAKARTA - Ironi. Mungkin ini adalah kalimat yang pas ketika menyambut perayaan Tahun Baru 2008 kali ini. Betapa tidak, ketika wilayah Jakarta "membakar uang" dengan perayaan kembang api, tetapi di wilayah Bojonegoro dan Ngawi, Jawa Timur, saudara kita kebanjiran.
Seperti yang terlihat di malam pergantian tahun baru, Selasa (1/1/2008), pemerintah DKI Jakarta menyalakan 10.000 kembang api dengan durasi 30 menit. Bahkan untuk memenuhi target, Pemprov mengimpor kembang api tersebut dari tiga Negara yakni Asutralia, Jepang, Spanyol, dan China.
Kondisi berbeda terlihat di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, khususnya Karanganyar, Ngawi dan Bojonegoro. Ratusan warga merintih kedinginan, kekurangan makan, dan kekurangan obat-obatan.
Tercatat, hingga Senin 31 Desember tercatat sedikitnya 23 orang tewas akibat banjir di Ngawi. Bahkan di Bojonegoro, banjir sudah menggenangi wilayah kota. Walaupun ketinggian air sudah sedikit menyurut, namun akvitas warga masih lumpuh.
Mengetahui kondisi ini, seperti miris mendengarnya. Apakah tidak semestinya biaya "pesta pora" di Jakarta dialokasikan kepada ribuan warga kita di Indonesia yang saat ini masih dilanda musibah.
Apalagi biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta, bahkan sampai miliaran. Betapa sangat berharganya nilai tersebut bagi saudara kita di sana. Paling tidak, puluhan bayi dapat pakaian dan makan yang layak, ratusan anak tidak kedinginan, ribu warga dapat cepat terevakuasi dengan penambahan perahu.
Memang perayan tahun baru ini hanya digelar setahun sekali, namun jika terlalu berlebihan digelar, seakan pemerintah tutup kuping, mata, dan mulut atas penderitaan saudara kita di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Walau secara geografis posisi Jakarta dan Jawa Timur jauh, namun kedua wilayah ini masih satu bangsa yakni Indonesia. Ironi, mungkin itu kalimat yang tepat melihat kenyataan tersebut.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari