Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KM Sentosa Jaya Tenggelam di NTT, Nasib Kru Belum Jelas

Rahmat J , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2009 |13:38 WIB
KM Sentosa Jaya Tenggelam di NTT, Nasib Kru Belum Jelas
A
A
A

KUPANG - Kapal Motor Sentosa Jaya dengan muatan sekira 10 ton ditemukan tenggelam oleh sejumlah warga di perairan Ilawey, Desa Alila Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Belum diketahui jumlah korban tewas, karena saat ditemukan, seluruh ruangan nahkoda dan anak buah kapal dalam keadaan terkunci.

Sedangkan muatan yang diperkirakan mencapai 10 ton tenggelam bersama kapal naas itu. Hingga kini, tim SAR dibantu polisi perairan masih terus melakukan pencarian terhadap para ABK maupun nahkoda dan para penumpang yang ikut dalam pelayaran tersebut. Para saksi mata mengatakan, kapal ditemukan Selasa sore, saat sejumlah warga melakukan aktifitas disekitar perairan Ailila Timur.

"Kuat dugaan kapal dihantam gelombang laut, karena beberapa hari terakhir angin kencang disertai gelombang setinggi lebih dari empat meter melanda perairan Alor dan Laut Flores," ujar Thertius Loban, petugas Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Alor, Kamis (28/5/2009).

Menurutnya, tim SAR dibantu aparat kepolisian masih terus berupaya untuk mencari para penumpang, ABK dan nahkoda, yang kemungkinan besar hanyut terbawa arus laut.

"Seluruh ruangan kapal, termasuk ruang nahkoda terkunci rapat. Ada dugaan, penumpang dan kru kapal, terjebak di dalam kapal. Namun proses pencarian dan evakuasi mengalami kesulitan karena tidak ada petunjuk sama sekali mengenai keberadaan mereka," lanjut Loban.

Kesulitan lainnya, menurut Loban, yakni belum diketahui secara pasti posisi kapal saat tenggelam, bobot kapal, dokumen perjalanan dan dari mana kapal tersebut berlayar dan tujuannya ke mana.

"Kapal tersebut berbobot sekitar 10-20 ton. Dari fisiknya, kemungkinan kapal ini masih baru dan diproduksi sekitar 3-4 tahun lalu," lanjutnya.

Warga menemukan kapal ini dalam kondisi tenggelam di perairan Alila. Sebagian besar badan kapal ini berada di dalam laut, dan yang tampak hanya haluannya yang berada sekitar satu meter di atas permukaan laut.

"Sampai sekarang nasib kru dan penumpang kapal belum diketahui," lanjutnya. Direncanakan, bangkai kapal akan dievakuasi ke darat untuk diteiti oleh petugas keamanan.

Bupati Alor Simeon Th Pally dan Kapolres Alor Ajun Komisaris Besar Polisi Edy Yudianto yang dihubungi melalui saluran telepon tidak bersedia memberikan penjelasan tentang penyebab kecelakaan dan nasib kru kapal.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement