Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cetro Usul Pemilu Elektronik pada 2014

Taufik Hidayat , Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2009 |14:19 WIB
Cetro Usul Pemilu Elektronik pada 2014
Warga memberikan suaranya dengan cara menyentuh foto di layar komputer saat berlangsung pemilihan Ketua RT di Kampung Tanjungsari, Semarang. (FOTO SI/Arif Nugroho)
A
A
A

BOGOR - Mengatasnamakan efisiensi dan efektifitas, Centre for Electoral Reform (Cetro) mengusulkan agar sistem Pemilu 2014 berbasis elektronik. Dalam kaitan ini, tahapan pemungutan suara tidak lagi memerlukan surat suara.

Sehingga biaya percetakan surat suara, distribusi, dan anggaran bagi panitia pemungutan suara (PPS), serta tempat pemungutan suara (TPS) bisa ditekan. Melalui sistem pemilu elektronik, pemilih hanya perlu memberikan suaranya melalui perangkat elektronik yang sudah disediakan Komisi Pemilihan Umum.

"Itu lebih gampang ketimbang mencontreng," ujar peneliti Cetro Refly Harun dalam workshop media pemilu ke depan yang diselenggarakan Cetro dan KPU di Jalan Pasir Angin, Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/8/2009).

Penerapan sistem pemilu elektronik juga akan merampingkan jenjang penghitungan suara di tingkat TPS, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Sebab, suara pemilih akan langsung direkapitulasi ditingkat kabupaten/kota, lalu langsung diteruskan ke pusat.

"Sistem voting yang dimaksud di sini adalah menggunakan sistem elektronik, bukan online karena akan mudah di hack," terangnya.

Apabila usul ini diterima, maka KPU hanya perlu mempersiapkan perangkat elektronik dan operatornya. Adapun uji coba serta sosialisasi sistem pemilu elektronik bisa digelar mulai saat ini.

Momentum pilkada bisa dijadikan sebagai salah satu ajang uji coba terhadap sistem pemilu elektronik, sehingga akan memunculkan kepercayaan publik. "Tapi tentu saja ada daerah tertentu yang harus dikecualikan apabila sistem ini diterapkan," ujarnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement