nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MUI: Salat Sekali Sehari, Baha'i Sesat

Anton Suhartono, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2009 10:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2009 10 26 340 269141 eiytOq3sVO.jpg Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Fatwa MUI (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia menegaskan jika ada satu kelompok yang mengaku Islam kemudian meyakini bahwa salat itu tidak perlu lima kali dalam sehari, maka aliran itu sesat dan harus dibubarkan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Fatwa MUI Ma'ruf Amin saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/10/2009) terkait munculnya aliran Baha'i di Tulungagung, Jawa Timur.

"Sikap MUI jelas jika dia mengaku Islam kemudian melakukan praktik ibadah keluar dari yang ditentukan Islam, maka itu aliran sesat," katanya.

Dia menjelaskan MUI telah menetapkan 10 kriteria yang menyebut satu kelompok dianggap sesat, di antaranya menyimpang dalam salat lima waktu, tidak mengakui Muhammad SAW sebagai nabi, dan penyimpangan ibadah puasa.

Sementara aliran Baha'i meyakini bahwa salat cukup sekali dalam sehari, itu pun tidak menghadap Kakbah, namun sebuah gunung di Israel bernama Caramel. Dalam praktik puasa Ramadan mereka hanya puasa 17 kali dalam sebulan. Selain itu, mereka juga memiliki surat nikah dan KTP sendiri.

Aliran Baha'i sudah berkembang cukup lama, khususnya di daerah Tulungagung. Kini aliran yang meyakini bahwa Muhammad Husain Ali sebagai nabi mereka itu telah memiliki sekira 150 pengikut.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini