JAKARTA - Gangguan pada sistem pintu air PLTU Muara Karang, Pluit, Penjaringan Priok, Jakarta Utara, membuat genangan di wilayah sekitar. Kejadian ini membuat lalu lintas di Jalan Pluit Raya dan sekitarnya macet total. Selain lalu lintas di Jalan Pluit Raya, genangan air juga masuk ke pemukiman warga RW 04, Pluit, Penjaringan.
Kepala Suku Dinas Pekerejaan Umum Tata Air Jakarta Utara Irvan Amtha menjelaskan genangan ini disebabkan air yang masuk dari salah satu tanggul di PLTU Muara Karang. "Air masuk saat ada pemeliharaan rutin pada pintu air, namun pintu tidak dapat ditutup kembali," kata Irvan di Jakarta, Senin (22/2/2010).
Menurutnya kondisi air laut saat kejadian memang cukup tinggi namun masih pada batas normal. "Saat kejadian tinggi permukaan air laut mencapai 170 cm," ungkapnya. Ketinggian tersebut biasanya hanya membuat genangan air di jalan raya dengan ketinggian sebetis mata kaki.
Senada dengan itu, warga Pluit, Taufik, 32, genangan akibat air rob biasanya hanya menggenangi kawasan hingga sebatas mata kaki. Namun kejadian kemarin air mencapai betis orang dewasa. "Banyak kendaraan yang tidak berani melintas genangan tersebut," ungkapnya.
Staff PT PLN Jasa Manajemen Konstruksi PLTU Muara Karang Bambang Trisilo, menjelaskan air laut masuk saat proses pembersihan dilakukan di pintu air ketiga. Dari enam lapis pintu air yang ada. "Saat pintu air dibuka, air laut langsung mengalir deras," ungkapnya. Ketika hendak ditutup kembali, pintu air tersebut macet akibat endapan lumpur.
Akibatnya luapan air tersebut membuat membanjiri area disekitar PLTU. "Tidak ada gangguan pada system PLTU, semuanya tetap berjalan normal," ungkapnya. Air laut memang terhubung dengan PLTU untuk membantu sistm pendinginan mesin tersebut.
PLTU Muara Karang merupakan salah satu pemasok utama listrik untuk wilayah Jawa Bali termasuk DKI Jakarta. Saat ini PLN sedang mengalihkan sistem lama di lokasi tersebut dengan sistem baru berbahan bakar gas. Sejumlah petugas tampak masih melakukan bersih-bersih di lokasi saat air mulai surut pada sore hari. Infromasi yang berhasil dihimpun genangan terjadi akibat sistem water intake dari Unit PLTU yang tidak bekerja saat sedang di-repowering.
Sejumlah petugas tampak tertutup kepada wartawan dan menutupi sumber masuk air. Sejumlah petugas karyawan juga diam tidak memberitahukan keadaan sebenarnya di area. Petugas keamanan juga melarang masuk wartaan untuk meliput. "Kami sudah diperintah untuk tidak memberikan izin masuk," ungkap Kepala Kemanan PLTU Unit Muara Karang Gatot.
Dari pantauan aktivitas karyawan PT PLN Divisi Jasa Manajemen Konstruksi juga sempat terhenti. Genangan air laut bahkan masuk sampai ke dalam kantor lantai satu milik PT. PLN Devisi Jasa Manajemen Kontruksi.
"Saat ini kami sedang berusaha memperbaiki kebocoran itu," ungkap petugas. Air laut yang masuk ke lokasi sulit ditangani karena kondisi permukaan tanah yang lebih rendah. Sebanyak 7 unit pompa milik PLN belum sanggup mengatasi genangan air.
Setelah sebuah pompa yang lebih besar dikerahkan oleh Dinas PU tata Air DKI Jakarta kondisi genangan mulai dapat teratasi. Hingga pukul 18.00 WIB sejumlah petugas masih memompa air tersebut dan membersihkan lumpur yang mengotori ruangan kantor.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.