Manuskrip Einstein Dipamerkan

Jum'at 12 Maret 2010 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2010 03 12 18 311821 fHNi1WS71x.jpg Albert Einstein (Foto: Ist)

YERUSALEM - Naskah asli teori relativitas dipamerkan untuk pertama kali. Dokumen setebal 46 halaman ini ditulis langsung oleh Albert Einstein. Naskah dipamerkan di Israel Academy of Sciences and Humanities di Yerusalem.

Pameran naskah teori relativitas merupakan bagian dari perayaan 50 tahun berdirinya universitas tersebut.

Rektor akademi itu Menahem Yaari mengaku bangga bisa memamerkan naskah yang bersejarah itu. Menurut Yaari, keputusan untuk memamerkan manuskrip relativitas membutuhkan pemikiran yang cukup lama.

Pejabat universitas sempat mempertimbangkan beberapa hal. Ditambah lagi, perayaan kali ini juga istimewa.

"Tahun ini universitas kami memasuki usia 50 tahun. Ini adalah usia yang istimewa," ucapnya beralasan. Pejabat kampus ingin sesuatu yang berbeda dari peringatan sebelumnya. "Lalu diputuskan untuk memamerkan manuskrip Einstein," ungkapnya.

Manuskrip teori relativitas adalah salah satu naskah fisika yang mengubah pemikiran ilmuwan tentang alam semesta. Dalam naskah ini, Einstein menulis pemikirannya tentang semesta, mulai dari lubang hitam (black hole) hingga Ledakan Dahsyat (Big Bang).

Dia juga menulis teori persamaan yang terkenal, E=MC2. Teori relativitas menjadi salah satu teori penting dalam kajian fisika modern. Manuskrip ini pertama kali dirilis pada 1916.

Mantan rektor Hebrew University, Hanoch Gutfreund membenarkan, teori relativitas telah mengubah pemahaman manusia atas semesta, waktu dan gravitasi. Gutfreund mengaku takjub atas daya pikir Einstein.

"Manuskrip ini patut disebut dengan Magna Carta fisika," pujinya. Dia menambahkan, manuskrip teori relativitas merupakan naskah terpenting dalam kajian ilmu fisika. Namun, Gutfreund menyayangkan minimnya perhatian manusia modern terhadap naskah Einstein.

Sosok Einstein memang terkenal. Tanpa perlu menyebut nama lengkapnya pun, masyarakat sudah mengetahui siapa Einstein sebenarnya. Ternyata ketenaran Einstein tidak menular pada naskah yang ditulisnya. Tidak banyak yang tahu tentang manuskrip teori relativitas. Mereka hanya mengenal E=MC2, namun tidak memahami teori Einstein yang lain.

Menurut Gutfreund, beberapa museum hanya memajang beberapa halaman naskah teori relativitas. Sebabnya, Einstein menulis teori relativitas dalam kalimat berbahasa Jerman. Bagi kalangan non-ilmuwan, naskah ini terlalu sulit ditelaah.

Ketika Einstein selesai mengerjakan naskah relativitas, dia mencoba menjelaskan isi naskah kepada beberapa orang. Dia menjelaskan bahwa gravitasi sanggup memengaruhi galaksi dan waktu di bumi.

Einstein menganggap penjelasan ini sebagai dasar untuk mempelajari fenomena alam dan awal mula terbentuknya bumi. Einstein adalah salah satu pendiri Hebrew University di Yerusalem. Universitas ini dibangun pada 1925 atau empat tahun sesudah Einstein menerima Penghargaan Nobel Fisika. Einstein meninggal dunia pada 1955.

Hebrew University menjadi ahli waris atas naskah-naskah sang ilmuwan fisika. Manuskrip teori relativitas Einstein dipamerkan sampai 25 Maret mendatang atau 11 hari sesudah perayaan ulang tahun Einstein yang ke 131. (Koran SI/Koran SI)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini