Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengantin & Belasan Undangan Keracunan Lontong

dedy sagita (Koran Sindo) , Jurnalis-Senin, 26 Juli 2010 |09:47 WIB
Pengantin & Belasan Undangan Keracunan Lontong
benih.net (ilustrasi)
A
A
A

BATURAJA – Belasan warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU keracunan makanan dan terpaksa dilarikan ke RSUD Ibnu Sutowo, Baturaja.
 
Warga mengalami muntah-muntah seusai menyantap lontong di acara hajatan yang digelar seorang warga di desa tersebut. Ironisnya lagi, sang calon mempelai wanita yang juga puteri tuan rumah, Eliza (20), turut menjadi korban dan dilarikan ke rumah sakit bersama 17 warga lainnya. Padahal, pesta pernikahannya akan digelar hari ini, Senin (26/7/2010).
 
Warga yang diduga keracunan tersebut masing-masing adalah Sukiah (40), Putra (4), Jono (18), Rudy Saputra (14), Dedy Dores (15), Rupita (20), Betaria Sonata (20), Defi Harlina (14), Ica (20), Nopriyadi (15), dan Yesi Hartini (20). Semuanya warga Desa Bandar Agung. Selanjutnya Nurmasidah (78) warga Baturaja, Rusmini (45) warga Sekar Jaya, dan M Aris (1,5) warga Dusun Baturaja.
 
Salah satu korban, Betaria Sonata ditemui di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ibnu Sutowo, Baturaja menceritakan, kejadian berawal saat santap pagi di rumah orangtua korban Eliza, yang akan menggelar pesta pernikahan. Para undangan pun menyantap hidangan berupa lontong dan air putih. Namun setelah memakan hidangan tersebut mereka mengalami mual, tenggorokan terasa panas dan muntah-muntah.
 
“Kami makan lontong itu sekitar pukul 07.00 WIB. Gejalanya baru terasa tiga jam kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB. Kami hanya minum air putih dan makan lontong saja,” ujar dia. Beberapa warga yang merasakan gejala yang sama langsung berobat ke bidan terdekat. Namun karena tak kuat dengan kondisi yang dialami, sejumlah warga lainnya terpaksa dilarikan ke RSUD Ibnu Sutowo, Baturaja.
 
Meski demikian, sejumlah warga korban keracunan ini menduga, keracunan disebabkan air putih rebusan semalam, bukan karena lontong. Sebab menurut mereka, ada warga lain yang menyantap lontong sisa semalam tapi tidak mengeluhkan keracunan. Sementara Kepala Puskesmas Lubuk Batang Zul Safari SKM menyatakan, dari analisa medis sementara yang didapat pihaknya, keracunan diduga kuat berasal dari kuah lontong yang diperkirakan sudah basi.
 
“Warga ini dipastikan mengalami keracunan. Hanya saja penyebab pastinya belum kita ketahui. Kemungkinan besar berasal dari kuah lontong yang sudah basi,” ujar Zul ditemui di RSUD Ibnu Sutowo. Sebab menurut Zul, secara medis meski air yang diminum warga merupakan air yang dimasak, sepanjang prosesnya bebas dari kuman, dan dimasak hingga titik didih yang disarankan, kecil kemungkinan dapat menyebabkan keracunan.
 
Sementara dari pihak kepolisian menyatakan, masih menyelidiki kasus keracunan ini, sembari menungu hasil uji laboratorium. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa air minum yang dikonsumsi warga untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.
 
“Kita menduga warga ini keracunan air putih. Soalnya,ada warga yang makan lontong tapi tidak apa-apa. Barang buktinya air putih telah kita ambil untuk dijadikan sample pemeriksaan laboratorium,” terang Kasat Reskrim Polres OKU AKP Kadarislam didampingi Kapolsek Lubuk Batang AKP S Handoyo.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement