JAKARTA- Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menepis tudingan bahwa bencana banjir bandang di Wasior, Papua Barat, yang merenggut 134 jiwa akibat praktek pembalakan liar.
“Di Wasior tidak boleh ada aktivitas apa pun karena memang lokasi cagar alam. Artinya tidak ada izin hak pengelolaan hutan (HPH),” ujarnya usai mengikuti acara penanaman pohon bersama KAHMI di Monas, Jakarta, Minggu (10/10/2010).
Zulkifli mengakui pada 2002-2005 banyak terjadi pembalakan liar di Papua Barat. Tapi di wilayah berbeda, bukan di Wasior.
Disebutkan di Wasior ada dua danau kecil yang tidak boleh dijamah manusia karena lokasinya sangat curam dan di bawahnya ada kawasan hutan produksi terbatas.
“Tidak boleh digunakan menjadi permukiman. Karena kalau ada penebangan sedikit saja itu sangat berbahaya,” ujarnya.
Di sisi lain, Menhut menenggarai faktor terjadinya longsor di Wasior pada Senin 2 Oktober lalu karena curah hujan yang berlebihan selama lima hari lima malam berturut-turut. “Kemungkinan lain, banyaknya penduduk pendatang membuat permukiman merambah sampai ke wilayah atas,” pungkasnya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.