MALANG- Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Untung S Rajab siang ini menemui mahasiswa Univeresitas Negeri Malang (UMM) yang diduga menjadi korban pencucian otak oleh kelompok Negara Islam Indonesia (NII).
Rektor UMM Muhajir Effendy, Kamis (28/4/2011) mengatakan, ada sembilan mahasiswa UMM yang sebelumnya dikabarkan hilang karena mengikuti aktivitas kelompok NII. Namun hanya delapan mahasiswa yang hadir. Satu korban lainnya, Mahatir Rizki, masih berada di rumah orangtuanya di Bima, Nusa Tenggara Barat.
Pertemuan digelar di gedung rektorat UMM, namun tertutup bagi awak media. Penjagaan ketat pun diberlakukan di sekitar tempat pertemuan.
Pertemuan dimaksudkan agar polisi mendengarkan secara langsung pengalaman para korban yang diculik kelompok NII.
Dengan pertemuan ini diharapkan jaringan pelaku penculikan segera dapat diidentifikasi dan segera diringkus sehingga tidak menimbulkan keresahan lagi.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.