Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RS Dharmais Tolak Pasien Miskin

Catur Nugroho Saputra , Jurnalis-Sabtu, 15 Oktober 2011 |01:22 WIB
RS Dharmais Tolak Pasien Miskin
A
A
A

JAKARTA- Suryani (44), penderita kanker getah bening ditolak Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat. Alasannya, Suryani hanya memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Penderitaan warga Kompleks Asrama Polri RT 1 RW 13, Bidaracina, Jatinegara ini, bermula saat Suryani didiagnosa terkena kanker payudara setahun yang lalu.

"Kemudian dilakukan operasi pada 25 Mei 2011, yang berjalan lancar," tutur Hasyim, Ketua RT 1 yang ditemui wartawan, Jumat (14/10/2011).

Hasyim menuturkan setelah tiga kali operasi, muncul jendolan pada payudara Suryani yang juga diambil dokter." Usai dioperasi benjolan malah mengeluarkan nanah dan bau tak sedap," paparnya.

Karena keterbatasan dana akhirnya di rawat di rumahnya. Namun sebulan terkahir, dada hingga lengan kanannya semakin membengkak, dan mengeluarkan nanah. "Akhirnya kami membawanya ke rumah sakit kanker Dharmais pada hari Jumat, 7 Oktober 2011,"ujar Hasyim.

Saat dokter  memeriksa keadaan Suryani, lanjut Hasyim dan divonis terkena kanker getah bening. "Dokter menyuruhnya untuk dirawat, saat akan mengrus perwatan dengan SKTM, pihak mengatakan kamar penuh dan hanya tinggal kamar VIP,"jelasnya.

Ketidaktesedian kamar akhirnya membuat Hasyim beserta tetangga yang mengatar Suryani membawanya pulang. Hasyim yang tidak menyerah kemudian pada Senin (10/10/2011) kembali mendatangi kembali rumah salit Dharmais.

"Pihak rumah sakit tetap mengatakan kamar penuh, dan berjanji akan menghubungi kalau ada kamar kosong," terang Hasyim.

Janji tinggallah janji, setelah beberapa hari tidak dihubungi Hasyim berinisatif menghubungi rumah sakit, namun jawaban sama yang hanya diterimanya.

"Kalau tidak dihubungi tidak ada kabar, kecewa saya dengan rumah sakit, kalau orang kaya langsung dirawat, padahal keadaan Suryani sudah semakin parah," tegasnya.

Suryani saat ini dirawat oleh ibundanya, Surani (62) yang merupakan janda anggota kepolisian dan beberapa tetangganya tanpa ada peralatan medis yang membantunya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement