Share

Akar Masalah UU PT Ada di UU Keuangan

Margaret Puspitarini, Okezone · Selasa 31 Juli 2012 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 31 373 671358 iHnqly3MaG.jpg Dok : Corbis.com

JAKARTA - Undang-Undang Perguruan Tinggi (UU PT) yang baru disahkan beberapa waktu lalu, tentu memberikan banyak perubahan di berbagai lingkungan pendidikan.

Untuk itu Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menggelar diskusi terkait permasalahan tersebut dengan menghadirkan perwakilan mahasiswa, pemerintah, pihak universitas, maupun institusi terkait.

Sejumlah dosen di beberapa perguruan tinggi negeri ternama hadir dalam diskusi bernuansa santai tersebut. Bahkan, mantan Dirjen Dikti Satryo Sumantri Brojonegoro serta mantan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Sofyan Effendi pun turut hadir dan didapuk sebagai pembicara.

Pada kesempatan tersebut Sofyan Effendi berpendapat, akar permasalahan sebagai efek samping pemberlakuan UU PT adalah UU Keuangan Negara. "Yang harus didobrak justru UU Keuangan Negara, karena tidak mengatur alokasi keuangan yang jelas untuk pembiayaan perguruan tinggi," kata Sofyan di LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/7/2012).

Dia mengungkapkan, melihat fakta yang ada uang masyarakat yang dikeluarkan untuk biaya pendidikan tinggi lebih besar dari dana yang digelontorkan pemerintah. "Uang yang dikucurkan masyarakat untuk pendidikan tinggi berupa SPP dan sebagainya sebesar 67 persen sementara pemerintah hanya sebesar 33 persen," tutur Sofyan.

Sementara itu, terkait otonomi PTN yang dibahas dalam UU PT, Sofyan menyatakan, otonomi dalam bidang akademik di universitas adalah sebuah keharusan. "Otonomi dalam bidang akademik tidak ada kompromi. Itu harus, sudah kodrati karena ilmu pengetahuan tidak bisa dikerangkeng," paparnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini