Share

Tim Foke-Nara: Jokowi-Ahok Juga Melakukan Pelanggaran

Angkasa Yudhistira, Okezone · Rabu 03 Oktober 2012 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2012 10 03 505 698751 mL9XSJIwkM.jpg Foto: (dok okezone)

JAKARTA - Meski secara resmi tim pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli menyatakan pihaknya tidak akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), bukan berarti Pemilukada DKI Jakarta 2012, tidak ada pelanggaran.

 

Menurut Wakil Ketua Tim Advokasi dan Hukum Foke-Nara, Andi Syafrandi menilai, kemenangan yang diraih pasangan Jokowi-Ahok yang diusung PDIP dan Gerindra ini, juga melakukan pelanggaran hukum.

 

"Pasangan nomor urut 3, bukan pasangan malaikat yang menang tanpa ada dugaan pelanggaran dalam penyelenggaran Pemilukada," ujarnya saat konferensi pers di kantor pemenangan Foke-Nara, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2012).

 

Namun begitu, Andi tidak menyebutkan pelanggaran apa yang dilakukan Jokowi-Ahok. "Justru kami mencatat adanya beberapa temuan yang mereka lakukan dan menciderai pelaksanaan Pemilukada,” ungkapnya.

 

Di sisi aspek legal secara formal, kata dia, temuan-temuan dalam penyelenggaraan Pemilukada DKI Jakarta, telah membuat noda dalam kelangsungan Pemilukada yang sudah berlangsung dengan aman dan tertib.

 

Lebih lanjut, Andi berharap noda yang telah ditemukan dalam praktik Pemilukada kali ini, jangan sampai terulang kembali pada Pemilukada selanjutnya. Sehingga menjadi beban bagi pasangan calon yang akan terpilih pada lima tahun mendatang.

 

“Kami harap, dari aspek SDM, KPU Pusat dalam melaksankaan proses seleksi pemilihan penyelenggara pemilu jauh lebih baik dan selektif. Sehingga penyelenggara pemilu diisi oleh orang-orang yang kompeten, sangat mengerti dan dapat mengawal proses demokrasi. Sehingga dapat menciptakan hasil demokrasi yang jauh lebih baik lagi,” tegasnya. (ctr).

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini