Serang Sarang Al Qaeda, Prancis Dibantu Tentara Afrika

Wahyu Dwi Anggoro, Okezone · Selasa 22 Januari 2013 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2013 01 22 414 750235 J8NpKGBfp7.jpg Pasukan Prancis di Mali (Foto: The Washington Post)

DIABALY - Pasukan Prancis yang dibantu oleh Tentara Mali berhasil merebut kota-kota yang berada di wilayah Mali bagian tengah dari tangan al-Qaeda. Al-Qaeda meninggalkan kota tersebut karena takut akan serangan udara dari militer Prancis.

“Direbut kembalinya kota-kota yang sebelumnya dikuasai al-Qaeda menunjukkan keberhasilan operasi militer yang dilakukan oleh tentara Mali dan pasukan Prancis,” ujar Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian, seperti dikutip Reuters, Selasa (22/1/2013).

Prancis dikabarkan telah melakukan sekitar 140 serangan udara ke wilayah Mali yang dikuasai oleh al-Qaeda. Pemerintah Prancis menyatakan, pihaknya ingin menyerahkan kepemimpinan operasi militer di Mali kepada pasukan Afrika yang saat ini mulai berdatangan ke negara bekas jajahan Prancis tersebut.

Sekitar 1.000 tentara gabungan dari negara-negara Afrika dikabarkan telah memasuki wilayah Mali. Prancis sendiri berharap jumlah pasukan Afrika tersebut bertambah hingga mencapai 5.000 personel.

Jumlah pasukan prancis yang diturunkan di Mali sendiri mencapai 2.150 tentara. Tentara Prancis tersebut juga mendapatkan dukungan dari negara-negara barat lainnya yang memberikan bantuan logistik dan intelijen.

Pengamat militer menyebutkan diturunkannya tentara Afrika di Mali akan mempertahankan momentum yang sebelumnya telah berhasil dibangun oleh Prancis. Kelompok Al Qaeda yang sebelumnya menguasai sebagain besar wilayah di Mali bagian utara kini berhasil dipukul mundur ke daerah pegunungan yang berada di wilayah perbatasan negara itu dengan Aljazair.

Krisis di Mali mendapatkan perhatian internasional setelah terjadinya aksi penyanderaan di Aljazair yang memakan banyak korban warga asing. Militan yang melakukan aksi penyanderaan tersebut meminta Prancis untuk menghentikan intervensi militernya di Mali sebagai salah satu tuntutannya.

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini