Share

Tokoh Oposisi Tewas, Tunisia Bubarkan Pemerintah

Wahyu Dwi Anggoro, Okezone · Kamis 07 Februari 2013 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 07 412 758070 99Gd7uyeNS.jpg Polisi Tunisia berupaya bubarkan aksi protes (Foto: Reuters)

TUNIS – Tokoh kiri Tunisia, Chokri Belaid tewas tertembak di depan rumahnya Rabu 6 Februari kemarin oleh pelaku yang tidak dikenal. Namun kematiannya menjadi puncak ketegangan antara kelompok penguasa dengan kubu oposisi.

Belaid sebenarnya tidak terlalu banyak memiliki pendukung di Tunisia. Namun kematiannya memicu kemarahan warga yang melancarkan aksi protes di jalanan Tunisia. Warga yang melakukan aksi protes membakar kantor milik Partai Ennahda dan terlibat bentrok dengan aparat.

Perdana Menteri Tunisia Hamdi Jebali, membubarkan pemerintahannya dan berjanji akan segera menyelenggarakan pemilu di negara itu. Keputusan Jebali keluar setelah terjadinya protes besar-besaran warga.

Perdana Menteri Jebali sendiri berasal dari Partai Ennahda yang beraliran Islam moderat. Selama ini Belaid dikenal sering mengkritik Partai Ennahda yang disebutnya ingin mengekang kembali kebebasan yang susah payah diraih warga Tunisia pada peristiwa Arab Spring 2011 lalu.

“Pembunuhan Belaid adalah pembunuhan politik dan membunuh cita-cita revolusi Tunisia. Dengan makin memburuknya kondisi politik Tunisia saya memutuskan untuk menggantikan pemerintahan dengan kabinet sementara, hingga pemilu diselenggarkan,” ujar Jebali , seperti dikutip Reuters, Kamis (7/2/2013).

Tindakan Jebali tersebut diterima baik oleh kubu oposisi dan warga yang melakukan aksi protes pun berangsur-ansur pulang. “Kami menerima keputusan pemerintah. Kami menunggu keputusan yang lebih detail,” pungkas pemimpin oposisi Mouldi Fahem.

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini