Share

Ahok: JIExpo Wajib Sediakan 5 Hektare untuk Tukang Kerak Telor

Angkasa Yudhistira, Okezone · Senin 08 Juli 2013 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 08 500 833559 7rLZRe8B2I.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Dede/Okezone)

JAKARTA - Meski belum melakukan evaluasi atas gelaran Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran yang berakhir pada 7 Juli lalu, Pemprov DKI Jakarta mengisyaratkan akan mencabut kepemilikan saham PT Jakarta International Expo (JIExpo), selaku penyelenggara PRJ.

"Tapi dia sediakan tempat kita 5 hektar (dari arena PRJ) untuk para pedagang yang diseleksi Pemrov, termasuk produk-produk yang kreatif untuk bisa jualan di sana tanpa bayar," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama di Balai Kota, Senin (8/7/2013).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sekadar diketahui, saham yang dimiliki Pemprov DKI di PT JIExpo, sebesar 13 persen. Karena itu, Ahok memita agar saham tersebut ditukar dengan lahan seluas lima hektare dari 44 hektare arena PRJ Kemayoran.

"Ngapain kita saham kalau dividennya juga enggak ada? Kalau perlu kita enggak ada saham. Tapi perjanjiannya jadi penyelenggara PRJ, dia wajib menyediakan 5 hektare untuk kita pakai oleh Pemrov DKI untuk para pengusaha kecil menengah dagang di dalam," terangnya.

Mantan Bupati Belitung Timur iu menambahkan, pihaknya tetap tidak melarang PT JIExpo untuk menggelar pameran mobil ataupun perusahaan-perusahaan besar lainnnya.

"Tapi 5 hektarnya untuk pedagang kerak telor yang kita seleksi yang bagus dan baik tidak usah bayar lagi di dalam. 13 persen saham itu ambil aja. Biar dia 100 persen punya keluarga Murdaya Poo (pemilik JIEXpo) saja," tuturnya.

Namun, terkait omset PRJ yang dikabarkan menurun, politisi Partai Gerindra itu mengelak. Menurutnya, kelas dari pameran PRJ memiliki pasar tersendiri.

"Sekarang Pak Gub enggak peduli yang datang siapa. Silakan datang. Pak Gub hanya berpikr orang kreatif, jujur dan produktif kan butuh tempat untuk memasarkan barangnya. Nah tempatnya mana? Nah itu yang harus kita buat," tegasnya.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini