Share

Ahok Minta 5 Hektare Lahan, JIExpo No Comment

Angkasa Yudhistira, Okezone · Kamis 11 Juli 2013 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 11 500 835213 QjwxYIFNav.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Dede/Okezone)

JAKARTA - Pihak PT Jakarta International Expo (JIExpo) enggan memberikan komentar terkait permintaan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 5 hektare lahan di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ).

Lahan itu nantinya akan diperuntukan bagi tukang kerak telor dan penggiat usaha kecil lainnya yang tidak dapat masuk area PRJ.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Jujur saja, saya no comment, karena itu hanya permintaan pribadi dari dia (Ahok) saja, bukan atas dasar instansi Pemprov DKI," ujar Direktur Pemasaran PT JIExpo Ralph Scheunemann saat dihubungi Okezone, Kamis (11/7/2013).

Dalam permintaannya itu, Ahok menginginkan agar saham Pemprov DKI yang ada di PT JIExpo sebesar 13 persen ditukar guling dengan lahan seluas 5 hektare. Sebab, mantan Bupati Belitung Timur itu menilai pihaknya tidak mendapatkan deviden atas gelaran PRJ Kemayoran.

"Lho, gimana sih? Saham 13 persen itu kan atas dasar hibah, kok diminta lagi gimana? Soal deviden, enggak bener itu. Kita selalu kasih kok. Orang dia (Ahok) juga hadir pas rapat, lebih jelasnya Anda lebih baik tanya ke pihak corporate saja," kilah Ralph.

Sebelumnya, Ahok memita agar saham tersebut ditukar dengan lahan seluas lima hektare dari 44 hektare arena PRJ Kemayoran. "Ngapain kita saham kalau dividennya juga enggak ada? Kalau perlu kita enggak ada saham. Tapi perjanjiannya jadi penyelenggara PRJ, dia wajib menyediakan 5 hektare untuk kita pakai oleh Pemrov DKI untuk para pengusaha kecil menengah dagang di dalam," kata Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menambahkan, pihaknya tetap tidak melarang PT JIExpo untuk menggelar pameran mobil ataupun perusahaan-perusahaan besar lainnnya. "Tapi 5 hektarnya untuk pedagang kerak telor yang kita seleksi yang bagus dan baik tidak usah bayar lagi di dalam. 13 persen saham itu ambil aja. Biar dia 100 persen punya keluarga Murdaya Poo (pemilik JIEXpo) saja," tuturnya.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini