FLORIDA - Pihak Kapal Pesiar MS Nieuw Amsterdam yang menjadi tempat kerja dari Ketut Pujayasa mengeluarkan pernyataan mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap perempuan Amerika Serikat (AS) tersebut.
Berdasarkan ketarangan dari operator Nieuw Amsterdam, Holland America Line, Ketut saat ini sudah dipecat dari pekerjaannya. Sekarang, pemuda berusia 28 tahun tersebut ditahan oleh pihak berwenang AS.
"Kami menyesal dengan serangan yang terjadi di MS Nieuw Amsterdam pada 14 Februari 2014. Penyesalan kami tujukan kepada korban dan keluarganya yang dilanda kesusahan," ujar CEO dari Holland America Line Stein Kruse, seperti dikutip Reuters, Kamis (20/2/2014).
"Peristiwa ini telah mengguncang Holland America Line. Kami akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang untuk mencari tahu mengapa kejadian itu bisa berlangsung dan akan melakukan tindakan agar kejadian serupa tidak terulang," lanjutnya.
Menurut pihak Holland America, perusahaannya melakukan seleksi ketat terhadap karyawannya. Mereka juga menuturkan bahwa dalam menerima seorang karyawan, perusahaan meminta surat keterangan dari polisi dari negara asal karyawannya sebelum ikut berlayar.
Selain itu karyawan juga harus memenuhi seluruh persyaratan visa dari rute yang akan mereka datangi. Hal ini termasuk memenuhi seluruh persyaratan visa dari Kedutaan Besar AS.
"Individu ini (Ketut) mulai bekerja pada 2012 setelah melalui seleksi ketat, termasuk pemeriksaan catatan kriminal. Catatan kriminalnya sama sekali bersih dan mendapatkan referensi yang bagus," tutur pihak Hollande America.
Sebelumnya diberitakan Ketut Pujayasa dikabarkan melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang perempuan di kapal MS Nieuw Amsterdam. Bahkan, ABK WNI itu mencoba untuk melempar korban ke laut.
Insiden tersebut diketahui terjadi bertepatan dengan perayaan Valentine. Sementara korban hanya diidentifikasi dengan inisial CLW yang berasal dari AS.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.