Ini Penjelasan Panwaslu Atas Video Pemilu Gila di Mentawai

Rus Akbar, Okezone · Senin 28 April 2014 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 28 340 977243 o1gsbzc3RQ.jpg Cuplikan video "pemilu Gila di Kepulauan Mentawai"

PADANG - Ketua Panwaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai, Syamsir Ali, mengaku telah mengetahui adanya video Pemilu Gila di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yang beredar di dalam situs youtube.

Syamsir menjelaskan, institusinya sudah mendapatkan rekamannya dalam bentuk dua keping cakram padat yang diserahkan seorang pemuda.

“Kita mendapat laporan itu pada 22 April lalu dari seorang remaja,” kata Syamsir saat dikonfirmasi Okezone, Senin (28/4/2014).

Meski sesuai dengan aturan seharusnya laporan itu 10 hari setelah Pemilu atau paling terakhir pada 19 April lalu, namun Panwaslu Mentawai akan melakukan koordinasi dengan Polres Mentawai untuk menanyakan mengenai TPS tersebut.

“Dari hasil keterangan anggota polisi itu, sebenarnya tidak terjadi apa-apa, tapi ada perbaikan surat, kemungkinan yang diperbaiki tanda-tangan. Pembukaan kotak suara itu disaksikan secara beramai-ramai serta tidak ada protes dan pengambil video itu juga tidak dilarang petugas, “ terangnya.

Namun dia memastikan, jika tetap ada yang keberatan hal itu maka bisa melapor ke Mahkamah Konstitusi.

Sebelumnya, beredar video yang berjudul ‘Pemilu Gila di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat’ diunggah Charly Rahmat Leaders Setia pada 26 April 2014 dengan durasi 1 menit 13 detik.

Dalam video tersebut tampak dua orang laki-laki sedang memasukkan surat suara ke kotak suara secara bargantian. Video dimulai dari seorang laki-laki memakai baju kaus bergaris hijau, kuning, dan krem memakai topi hitam dan kaca mata.

Dia memasukkan surat suara itu ke lima kotak, masing-masing kotak sebanyak lima kali. Kemudian disusul seorang laki-laki memakai kaus warna biru dengan celana hijau ikut juga memasukkan surat suara ke dalam kotak suara.

Sementara itu, ada petugas yang memakai baju batik warna coklat di dadanya lengkap dengan kartu pengenal sedang mengarahkan memasukkan surat suara. Di punggungnya ada tas ransel warna hitam dan topi juga warga hitam. Sampai pukul 17.07 WIB pengunjung video situs tersebut 2.795.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini