Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PMDK vs SNMPTN, Mana Lebih Unggul?

Bramantyo , Jurnalis-Kamis, 22 Mei 2014 |10:08 WIB
PMDK vs SNMPTN, Mana Lebih Unggul?
Foto: dok. Okezone
A
A
A

SOLO - Dulu, jalur undangan dikenal dengan nama Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Jalur ini terkenal elite karena memungkinkan siswa SMA/sederajat masuk PTN tanpa tes.

Bedanya dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah, PMDK hanya diselenggarakan beberapa kampus. Selain itu, tidak semua siswa dapat mendaftar PMDK.

Hasil penelitian Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo terkait jalur masuk ke UNS melalui program PMDK menunjukkan, tingkat keberhasilan di jalur ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan ujian tulis. Penelitian tersebut dilakukan ketika UNS menerapkan PMDK murni yang menggunakan ketentuan hanya siswa dengan nilai tertentu yang boleh mendaftar.

Pada saat itu, Rektor UNS Ravik Karsidi, tingkatan prestise masuk PTN adalah PMDK, ujian tulis dan jalur swadana. Persoalannya kini, intake PMDK murni berbeda dengan jalur undangan yang saat ini dikenal dengan nama SMPTN.

"Kini, semua orang orang boleh mendaftar jalur undangan. Kami belum bisa melihat sejauh mana tingkat keberhasilannya dibandingkan dengan jalur PMDK karena baru di jalankan setahun yang lalu," kata Ravik, ketika berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Ravik berencana meneliti tingkat keberhasilan jalur undangan SNMPTN. Kemudian, membandingkan hasil penelitian tersebut dengan simpulan penelitian sebelumnya tentang PMDK.

Jika hasil penelitian tahun ini menunjukkan hal yang sama seperti penelitian sebelumnya tentang jalur PMDK, yakni tingkat keberhasilan PMDK lebih bagus daripada ujian tulis, maka Ravik siap menyarankan pendaftaran SNMPTN tidak dibuka secara umum.

Saat ini, jalur PMDK sudah melebur menjadi SNMPTN. Siswa SMA/sederajat di seluruh Indonesia bisa mendaftar SNMPTN dengan melampirkan nilai rapor sejak semester satu dan daftar prestasi mereka sebagai bahan pertimbangan kampus.

"Jadi dibatasi, sama seperti jalur PMDK," tegasnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement