Share

SBY: Indonesia Cetak Uang di Australia, Saya Masih di TNI

Fahmi Firdaus , Okezone · Senin 04 Agustus 2014 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 04 339 1019752 QiXDf33exC.jpg SBY: Indonesia Cetak Uang di Australia, Saya Masih di TNI (Foto: Abror Rizki)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali memberi bantahan terkait informasi yang dikeluarkan situs Wikileaks tentang sinyalemen adanya perintah mencegah penyidikan atas dugaan korupsi sejumlah pejabat di negara Asia.

 

"Hal lain yang menjadi perhatian kita di dalam negeri, sudah sempat saya sampaikan yaitu ketika ada isu yang dipicu oleh Wikileaks dan diimplifikasi oleh beberapa media di dalam negeri," ujar SBY saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (4/8/2014).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

 

SBY menjelaskan, kepala negara tidak mempunyai wewenang untuk membuat atau memerintahkan mencetak uang di luar negeri. Hal tersebut adalah kewenangan Bank Indonesia.

 

"Saya jelaskan percetakan uang adalah sepenuhnya kewenangan, tanggung jawab dan urusan dari BI. Bukan presiden dan bukan pemerintah. Ini isu sensitif," tegas SBY.

 

Menurut SBY, saat Indonesia mencetak uang di Australia pada tahun 1999, saat itu dirinya masih aktif di TNI. "Kalau ada yang tidak benar pada tahun 1999 itu, saya masih aktif di TNI dan belum jadi presiden. Segalanya bisa diklarifikasi dengan benar. Hukum dan kebenaran harus ditegakkan," tutup SBY.

 

 

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini