Share

AS Mata-matai Kanselir Jerman Selama Satu Dekade

Hendra Mujiraharja, Okezone · Kamis 09 Juli 2015 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2015 07 09 18 1178757 as-mata-matai-kanselir-jerman-selama-satu-dekade-jS7nL1RsNU.jpg Presiden Barack Obama dan Kanselir Angela Merkel di pertemuan G7. (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Agensi Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat (AS) kembali dituding melakukan mata-mata terhadap Kanselir Jerman Angela Merkel dan penasihatnya. Wikileaks mengungkapkan AS melakukan itu selama satu dekade.

Menurut sebuah laporan yang dibongkar Wikileaks, NSA memata-matai Merkel dan stafnya lebih lama ketimbang dukaan sebelumnya. WikiLeaks mengungkapkan NSA melakukan pengawasan terhadap 125 nomor pejabat top Jerman.

Pernyataan ini tentu mengancam hubungan Pemerintah Jerman dan AS. Dalam satu bulan terakhir, hubungan kedua negara besar itu memang sedang bermasalah setelah muncul berita mengenai mata-mata ini. Meski demikian, Presiden AS Barack Obama menyatakan kedua negara merupakan sekutu yang tak terpisahkan.

Kemudian, Wikileaks mengatakan, tiga penyadapan dilakukan NSA terhadap percakapan Merkel. Data itu tercantum nomor telefon untuk kanselir, pembantunya, kantor dan bahkan mesin fax-nya.

"Nama-nama yang terkait dengan beberapa target menunjukkan bahwa AS memata-matai Kanselir Angela Merkel serta staf mantan Kanselir, Gerhard Schroeder, (di kantor 1998-2002), dan pendahulunya Helmut Kohl," demikian pernyataan WikiLeaks, seperti dikutip Reuters, Kamis (9/7/2015).

Namun, Pemerintah Jerman belum mengeluarkan komentar mengenai berita terbaru dari Wikileaks ini.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini