WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry buka suara terkait eksekusi yang dialami jurnalis AS Steven Sotloff oleh kelompok ISIS. Menurut Kerry, eksekusi itu bukanlah wajah asli Islam.
"Wajah asli bukan yang seperti lihat kemarin, ketika dunia kembali menyaksikan kebrutalan dari teroris ISIS," ujar Kerry, seperti dikutip Associated Press, Kamis (4/9/2014).
"Sotloff adalah sosok jurnalis yang pemberani. Dia dibunuh oleh sekelompok orang yang bersembunyi di balik topeng ISIS," lanjutnya.
Kerry menjelaskan betapa pemerintahan Presiden Barack Obama berupaya keras untuk membebaskannya, terlebih lagi setelah Agustus lalu jurnalis AS lainnya, James Foley, juga dieksekusi ISIS. Bagi Kerry ini adalah sebuah pukulan telak.
"Amerika Serikat akan memburu pembunuh Sotloff. Mereka yang membunuh James Foley dan Steven Sotloff di Suriah, harus sadar bahwa AS akan mengadili mereka, tidak peduli berapa lama waktu yang akan ditempuh," Kerry bersumpah.
"Wajah Islam bukanlah penjagal yang membunuh Steven Sotloff. Itu adalah ISIS. Wajah Islam bukanlah kaum nihilis yang hanya bisa menghancurkan, bukan membangun. Tindakan mereka sudah menghina agama yang damai ini dengan sebuah tindakan barbar," tegas Kerry.
Steven Sotloff adalah jurnalis kedua yang dieksekusi ISIS dalam satu bulan ini. Sama seperti James Foley, eksekusi Sotloff juga disebar ke dunia maya.
Sebelum dieksekusi, ibunda Sotloff sempat meminta ISIS melepaskan anakanya. Namun, permintaan yang langsung ditujukan kepada pemimpin ISIS Abu Bkar Al Baghadi tersebut sama sekali tidak mengurungkan niat kelompok radikal ini untuk menghabisi nyawa Sotloff dan terus menyebar teror.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.