LONDON - Polisi anti-teror Inggris menangkap beberapa orang yang terkait dengan "Jihadi John". John merupakan pria yang mengeksekusi dua jurnalis Amerika Serikat (AS) James Foley dan Steven Sotloff.
Menurut kepolisian Negeri Rtu Elizabeth, dari data intelijen mereka, identitas sebenarnya John sudah berhasil diungkap. Mereka pun menyatakan akan mengungkap identitas tersebut dalam beberapa hari ke depan.
Sementara penangkapan terhadap beberapa orang yang terkait dengan John diupayakan untuk dapat segera rampung. Hal ini karena dengan masih adanya seorang warga Inggris yang ditawan kelompok ISIS dan diancam dieksekusi dengan cara dipasung.
Untuk mewujudkan misi berat ini, pihak berwenang Inggris dibantu dengan FBI. Upaya bersama yang sudah dimulai dari kemarin pada tahap pertama berhasil menangkap 12 orang orang yang diduga terkait dengan John.
Belasan orang ini merupakan penyedia dana dan turut membantu John pergi ke Suriah. Tidak cuma melakukan penangkapan, pihak berwenang di Inggris dan FBI juga masih memonitor gerakan teror yang diduga berada di West Midlans, Inggris.
"Saat ini kami sudah yakin 99 persen siapa itu Jihadi John," sebut salah seorang anggota FBI yang ikut dalam operasi, seperti dikutip dari Mirror, Selasa (9/9/2014).
"Tapi investigasi ini tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa agar kami dapat mendekat ke semua jaringan teror yang tersebar luas di Inggris," tukas dia.
(Andreas Gerry Tuwo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.