Dijaring Satpol PP, PSK Ngaku Anak Tiri Pemilik Rumah

Syaiful Islam, Okezone · Senin 29 September 2014 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2014 09 29 521 1045912

PAMEKASAN - Seorang perempuan yang disinyalir sebagai pekerja seks komersial (PSK) dijaring Satpol PP Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (29/9/2014). Petugas membawa wanita itu karena kedapatan berada dalam kamar milik Sahrawi, warga Desa Larangan Dalam, Kecamatan Larangan, Pamekasan.

Di mana kamar tersebut dikenal sebagai tempat PSK melayani para lelaki hidung belang. Perempuan yang dibawa Satpol PP itu berinisial SN (31) warga asal Desa Cok Gunong, Kecamatan Waru, Pamekasan.

Di hadapan petugas, SN membantah bahwa dirinya seorang PSK. Ia mengaku sebagai anak tiri Sahrawi. SN berdalih datang ke lokasi untuk bermain, karena sudah lama tidak bertemu Sahrawi.

"Saya bukan PSK, saya berani bersumpah. Bapak (Sahrawi) merupakan suami dari ibu saya. Berarti kan itu namanya bapak tiri saya. Masak salah seorang anak bermain ke rumah sang bapak," ucap SN kepada petugas.

Sementara itu, Kasatpol PP Pamekasan, Didik Harianto melalui Divisi Penyidikan, Yusuf Wibiseno, menyatakan, pihaknya tidak akan percaya begitu saja terhadap pengakuan SN. Sebab, SN ditemukan dalam kamar yang biasa dijadikan tempat PSK melayani pelanggan.

"Kami akan tetap buatkan BAP dan lakukan pembinaan pada SN. Kami juga akan lakukan kroscek ke bawah apa betul SN anak tiri Sahrawi atau bukan," tandas Yusuf saat dikonfirmasi.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini