Share

Korban Sakit, Polisi Tunda Pemeriksaan Raja Solo

Bramantyo, Okezone · Selasa 30 September 2014 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2014 09 30 511 1046497 I4nRPJXeOV.jpg Korban Sakit, Polisi Tunda Pemeriksaan Raja Solo (ilustrasi)

SUKOHARJO - Kapolres Sukoharjo, Jawa Tengah, AKBP Andy Rifai, mengatakan, polisi melakukan penundaan pemeriksaan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Pakubuwono XIII Hangabehi.

Ini dilakukan karena korban, AT (16), masih sakit. Seharusnya dalam pemeriksaan hari ini, PB XIII akan dilakukan pemeriksaan silang terhadap keterangan korban dari siswi SMK di Pabelan, Kartosuro, Sukoharjo.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Iya memang benar pemeriksaan kita tunda setelah pihak pengacara korban memberitahukan kalau AT dalam keadaan sakit. Baru Rabu 1 Oktober pagi pemeriksaan akan kita lakukan," kata Andy saat dihubungi okezone melalui telepon seluler, Selasa (30/9/2014).

Menyangkut status dari PB XIII sendiri, ungkap Andy, masih sebagai saksi. "Ini masih bersifat pencocokan keterangan. Belum ada perubahan status, kita lihat dari pemeriksaan nanti," paparnya.

Menyangkut apakah dari pihak Kepolisian akan melakukan tes DNA untuk memastikan anak siapa yang dikandung oleh AT tersebut, Andy menegaskan tidak menutup kemungkinan tes tersebut akan dilakukan.

Bila PB XIII Hangabehi tidak mengakui perbuatannya setelah pemeriksaan silang keduanya dilakukan, maka pihak Kepolisian sendirilah yang akan melakukan test DNA tersebut.

"Kalau nanti saat keduanya dipertemukan dan keterangan keduanya dikumpulkan setelah pengumpulan bukti-bukti keterangan mengarah ke situ, namun dari pihak PB XIII semisal tetap tidak mengakuinya, bisa saja tes DNA kami lakukan untuk memperkuat bukti-bukti yang ada," paparnya. (kem)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini